Reporter Tribunnews.com, laporan Fahdi Fahlevi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Agama mengadakan pertemuan untuk membahas masalah penerbitan pedoman kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah selama pandemi. Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (28 Mei 2020).

“Surat edaran ini nantinya akan digunakan sebagai panduan untuk kegiatan keagamaan di tempat-tempat ibadah semua kelompok agama, sambil mematuhi perjanjian kesehatan untuk mencegah penyebaran kode kesehatan. Pandemi dan melindungi masyarakat dari ancaman Covid -19,” Fachrul Razi mengatakan dalam pernyataan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Baca: MUI melaporkan tes cepat Gunung Ulama Hawk, Kiai dan Ustaz berpartisipasi dalam investigasi kriminal

Pemberitahuan itu akan segera ditujukan kepada para pemimpin daerah, kantor regional Kementerian Agama, kepala pertemuan agama dan ibadah. Manajer tempat disosialisasikan.

Pertemuan itu juga memanggil Zainut Tauhid Saadi, wakil menteri agama, dan direktur umum dari masing-masing komunitas agama.

Baca: Prakir aan BMKG 34 Cuaca kota, Jumat, 29 Mei 2020: Potensi hujan ringan di Bandung, berawan di Yogyakarta-Hadiri pertemuan yang diadakan di kantor Kementerian Agama, para pakar dan staf khusus Menteri Agama , Kepala kantor hukum dan kantor hubungan masyarakat, data dan informasi.

Sebelumnya, Menteri Agama Fahrul Razi juga dikunjungi oleh DPR Co-19 Kelompok Kerja DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Presiden DPR hari ini sebagai koordinasi dari Kelompok Kerja Oposisi Co-19 DPR. Sufmi Dasco Ahmad dan beberapa komite lintas DPR RI

untuk memahami standar baru dan instruksi untuk mencegah Covid-19, silakan kunjungi pekerjaan

berikut ini adalah perumusan standar baru dan pedoman pencegahan dalam kerja Covid-19 .