Tribunnews.com, Jakarta – Komunitas yang mengundang untuk tidak merayakan terlalu banyak jatuh tempo atau kegembiraan bagi pemerintah untuk menembus tujuan 1,3 juta vaksinasi per hari.

Seluruh disiplin berlaku untuk protokol kesehatan dan mematuhi kebijakan mikrotik PPKM untuk menghindari transmisi Covid-19.

Jaga dirimu dan keluargamu, ajukan gaya hidupmu sendiri. Berani melaporkan dan melihat apakah mereka memiliki kontak dekat dengan pasien aktif, “Juru bicara Pemerintah Kelompok Kerja Covid-19 dan kebiasaan baru yang diterima dalam sebuah pernyataan yang diterima pada hari Senin Reisakartikaasari Bahasa Baru Broto Asmoro. 26/08 / 2021). – Reisa juga diundang. Masyarakat dikonfirmasi oleh Covid-19 dan mengoreksi isolasi independen sesuai dengan hasil yang dinegosiasikan dengan dokter.

— Dia juga memanggil publik untuk memastikan topeng yang baik dan benar. Selalu gunakan sabun, cuci air, Terutama setelah mendengarkan benda-benda di ruang publik.

– “Sekarang Anda harus menggunakan topeng dua sisi. Masker medis internal, kemudian menutupi kain. Tidak selalu lupa untuk menjaga jarak Anda dan menghindari koleksi fluiditas darurat pertama, “kata Renesas .

Renesa juga merekomendasikan agar komunitas benar-benar mengurutkan informasi, karena ada banyak pembohong yang terkait dengan vaksin. Itu menegaskan bahwa publik melakukannya Tidak perlu khawatir tentang kualitas vaksin Indonesia.

“Semua distribusi vaksin diawasi secara ketat oleh PT Biofarma dan Kantor Kesehatan yang ketat. Pastikan vaksin dijamin. Untuk waktu yang lama, karena itu tidak memenangkan pesta-pesta lain, terutama pasar gelap sengaja menjual vaksin, “katanya. – – – Juru bicara vaksinasi vaksinasi vaksinasi situs web Covid-19 Nadia Tarmizi juga mengatakan bahwa protokol kesehatan masyarakat harus dilanjutkan karena. Orang-orang yang telah menerima vaksin masih sangat terinfeksi. – “Karena masih banyak orang yang belum menerima vaksin,” katanya .

Baca: Siti Fadilah: Tidak ada sejarah. Penilaian vaksin, ini adalah pengalaman pertama di dunia — – Diadia menjelaskan bahwa Indonesia hanya memiliki satu distributor, yaitu PT B iofarma.

“Ini akan memonitor siklus vaksin. Selain itu, ada sistem barcode yang memastikan jumlah dan jenis siklus vaksin, “kata Nadia.

— Sabtu, pada 26 Juni atau Juli, sebagian besar kecepatan target naik dari 19 menjadi 1,91 juta. Karena pencapaian TNI / Poorirri, pemerintah daerah, Bunn dan sektor swasta.

— — Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin , mengundang bagian penembakan publik untuk membuat kemungkinan vaksin. “Karena kita dapat menyingkirkan popularitas besar melalui vaksinasi dan implementasi protokol kesehatan yang ketat,” kata Menteri Kesehatan. (Willie Victory oleh)