Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. COM-Presiden Kota Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta Kelompok Kerja Penanganan Covid-19 fokus pada penanganan lebih dari 1.000 kasus aktif di 12 kabupaten dan kota.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam rapat terbatas Komite Manajemen Covid-19 dan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (Senin (10 Oktober 2020)). Hal ini, kata Presiden, menjadi prioritas untuk 12 daerah / kota, dan terdapat lebih dari 1.000 kasus kegiatan di 12 daerah / kota.

Menurut Presiden, 12 wilayah dan kota tersebut menyumbang 30% dari total kasus di Tanah Air. Ke-12 kabupaten kota tersebut terletak di Pulau Sumatera, Jawa dan Maluku.

Baca: Lebih Sedikit 13 Jiwa, Sekarang 1.365 Penderita Covid-19 di Wisma Olahraga RSUD Gedung 6 dan 7

Baca: 10 Pegawai Puskesmas di Samosir Terkena Virus Corona Bupati Akan Menularkan Covid-19 Terkunci-Baca: Setelah Menlu Retno terbang ke London dan Swiss, ia mendapatkan ikrar kerjasama vaksin Covid-19 yakni Ambon, Jakarta Utara, Bogor, Depok, Bupati Bekasi, Jayapura, Padang, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Pekanbaru. , Sujakarta dan Jakarta Timur, “ujarnya. -Presiden Joko Widodo (Jokowi) Mengatakan bahwa pengendalian Covid-19 di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan sudah menunjukkan perbaikan. Ketuanya menyampaikan kabar tersebut pada rapat terbatas Manajemen dan Ekonomi Covid-19. Komite Pemulihan, Senin (12/09/2020), Presiden mengatakan: “Saya perhatikan berdasarkan angka-angka ini, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan menunjukkan perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19. “

Presiden pengendalian Covid-19 mengatakan kedua provinsi ini bisa dijadikan contoh bagi provinsi lain. Apalagi provinsi yang risiko penyebaran Covid-19 masih tinggi.

“ Saya kira ini bisa dijadikan provinsi lain. Untuk provinsi, saya minta agar delapan provinsi prioritas diawasi secara ketat, ”ujarnya.