Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencontohkan Covid-19 mengonfirmasi peningkatan jumlah warga negara Indonesia (WNI) pada Selasa (11/1/2021).

Di Twitter, Kementerian Luar Negeri mencatat 2.766 WNI. Mereka yang terpapar Covid-19 di luar negeri.

Kementerian Luar Negeri menulis di Twitter di media sosial pada hari Selasa: “Jumlah WNI yang dipastikan berada di luar negeri adalah 2.766.” (11/1/2021) .

Ada WNI lainnya yang dikonfirmasi oleh Covid-19 yang telah terdaftar di Korea Selatan, Inggris, Maladewa, Brunei, Uni Emirat Arab (UEA), dan Vatikan. Namun, 1.934 WNI telah dinyatakan sembuh, termasuk WNI Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Maladewa, Brunei, dan Vatikan.

Pada saat yang sama, 664 WNI masih dirawat. Sedangkan WNI yang meninggal akibat Covid-19 di luar negeri tercatat sebanyak 168 orang.

Baca juga: Corona Update 12 Januari 2021: Kasus Covid-19 tertinggi dan terendah di antara 10 provinsi-pemerintah akan kembali memperpanjang jangka waktu masuknya WNA ke Indonesia selama dua minggu. .

Mengutip pendapat Tribunnews Menko Perekonomian yang juga Ketua Covid-19 dan Komite Manajemen Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto, Senin (11/1/2021), mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) Persetujuan perpanjangan waktu henti.

“Sebelumnya, Presiden setuju untuk memperpanjang larangan orang asing masuk ke Indonesia,” konferensi pers yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1 Januari 2011) -Tutup sebelumnya larangan masuknya orang asing ke Indonesia adalah 1 Dari tanggal 1 hingga 14, diperpanjang hingga 28 Januari.