Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta-Covid-19 Treatment Working Group Juru Bicara Kelompok Kerja Perawatan Profesor Wiku Adisasmito dalam laporan TRISUNNEWS.COM memperkirakan setiap departemen di perusahaan juga memiliki kontribusi yang tinggi untuk menekan penyebaran virus corona.

Khususnya usaha kecil dan menengah (UMKM).

Wiku yakin bahwa kesepakatan kesehatan yang dilaksanakan oleh UMKM akan mendorong konsumen untuk membeli produk dengan percaya diri. Pada Senin (26/10/2020), dialog bertema “Implementasi Kesepakatan Kesehatan pada UMKM” dilakukan melalui YouTube BNPB Indonesia. Wiku berkata: “Jika Anda beroperasi secara sanitasi dan menerapkan perjanjian kesehatan otomatis, konsumen akan mengkonsumsinya. Mereka akan membeli. Ini saling terkait.” Dikatakan juga bahwa jika UKM mematuhi disiplin saat menerapkan perjanjian sanitasi, perekonomian akan berjalan secara otomatis. .

Namun, jika ada kasus Covid-19 lainnya, perlu juga dinilai apakah perekonomian mendukung perekonomian.

Baca juga: Update 26 Oktober: 3.222, jumlah total Covid-19 yang terkonfirmasi mencapai 392.934

“Jika UMKM mengikuti prosedur kebersihan yang baik, tidak akan ada kasus.” Sekalipun perekonomian sedang bergejolak , “ucap Viku.

Tapi, kata Viku, jika indikator menunjukkan bahwa perekonomian sedang bergejolak tetapi kasus Covid-19 yang dikonfirmasi terus meningkat, berarti belum ada tindakan disipliner. — Lihat juga: Liga Champions Jadwal, jika Cristiano Ronaldo pulih dari Covid-19, Andrea Pirlo memperhatikan rencananya