Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Jakarta, COM-Berkat terapi plasma restoratif, pengobatan pasien Covid-19 mulai menemukan harapan. Palang Merah Indonesia (PMI).

Wiku mengatakan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (7/1/2021), “Saat ini masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan terapi plasma secara rutin melalui Palang Merah Indonesia di Panti.” Sekretariat .

Baca juga: Bersiap Donor ke Bank, Satgas Ajak Korban Covid-19 Donasi Plasma-PMI juga telah membuka pintu bagi yang ingin menjadi Donor. Belum ada anak.

Pada saat yang sama, penderita Covid-19 yang menyumbangkan plasma harus menjalani tes usap PCR negatif 14 hari setelah rawat inap atau isolasi independen, dan Covid-19 tanpa gejala menerima 14 hari pengobatan.

Selain itu, mengenai detil terapi penyembuhan plasma ini, Wiku mengacu pada hasil penelitian terkini, yang meyakini bahwa terapi ini dapat mencegah perkembangan gejala yang lebih parah. Ia menjelaskan, rehabilitasi adalah penggunaan plasma dengan antibodi yang terkandung di dalam plasma tersebut, plasma tersebut merupakan penderita Covid-19 yang dirawat oleh orang yang sudah sembuh dari Covid-19. Wiku mengatakan bahwa hal ini didasarkan pada studi oleh Libster dkk.Hasilnya-lihat juga: Kementerian Kesehatan mendukung terapi plasma restoratif untuk pasien Covid-19-terapi untuk banyak pasien Covid-19 di atas 65 di Argentina Menunjukkan hasil positif dalam menyembuhkan Covid -19. — Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menerima plasma reguler dengan titer antibodi Sars Cov-2 meningkat dalam waktu 72 jam setelah timbulnya gejala ringan sy, menandakan penyakit pernafasan yang parah atau berat Resiko penyakit pernafasan berkurang. Coba menjadi salah satu penyebab kematian paling umum dari Covid-19.