Reporter Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah terus bekerja keras membeli vaksin Covid-19 untuk mencapai target kekebalan kelompok, yakni membutuhkan sekitar 468,8 juta dosis vaksin terhadap 181 vaksin. 5 juta orang. -Indonesia terus berkoordinasi dengan perusahaan distribusi vaksin, antara lain Sinovac, Novavax, AstraZeneca, Pfizer dan COVAX / GAVI. -Sinovac adalah vaksin dari China, Novavax dan Pfizer dari AS, AstraZeneca dari AS diprakarsai oleh Gavi Vaccine Alliance dan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Epidemic Prevention Innovation Alliance (CEPI) di Inggris dan COVAX / GAVI. Dalam vaksinasi Covid-19 di Indonesia, 1,3 juta tenaga medis menjadi sasaran pertama-lihat juga: Mengupayakan kekebalan kawanan ternak, pemerintah akan mendapat 426 juta dosis vaksin Covid-19-di antara lima jalur vaksin, sebanyak 400 juta dosis telah diperoleh. Kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikind dalam siaran pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12/2020). -Budi merinci 400 juta dosis vaksin, 100 juta dosis dari Sinovac, 100 juta dosis Novavax, 100 juta dosis vaksin AstraZeneca dan 100 juta dosis Pfizer. Semoga vaksin ini tiba secara bertahap. Di Indonesia, kita bisa segera menyuntik 181 juta orang Indonesia, “ujarnya.-Terkait rencana penyuntikan, Budi menjelaskan rencana pemberian vaksin akan dilakukan dalam dua tahap. – Masa vaksinasi tahap pertama dimulai dari Januari hingga April 2021. Ini bulan, itu akan menjadi pelayan prioritas 1,3 juta pekerja medis khusus dan 17,4 juta personel sipil.