Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Putri pertama Dr Riyanto Sp.OG, Retno Ayu Adisti tak kuasa menahan air mata, bercerita kepada ayahnya bahwa dirinya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 saat masih menjadi tenaga medis.

Dr. Riyanto meninggal karena terpapar Covid. 19-19 Agustus 2020.

Dalam diskusi online tentang laporan Covid-19, Retno mengungkap sosok bapak yang dianggap bapak pekerja keras.

“Ayah saya telah menjadi dokter kandungan di Tuban sejak saat itu. Retno mengatakan dalam diskusi Covid online bahwa dia berusia di atas 20 tahun dan dia juga orang yang sangat antusias. Untuk pandemi seperti ini, ketika banyak rekannya berhenti berlatih, dia masih menyukai pasiennya, dan dia bekerja di pandemi pada usia 70 tahun. -19 Sabtu (9 Mei 2020).

Renault (Retno) menyatakan bahwa ayahnya memberlakukan protokol Covid-19 “saat bertugas dengan tenaga medis, termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD).” Baca: 100 dokter meninggal saat pandemi, kata Doni M Onardo kepadanya Belasungkawa: “Biasanya banyak orang ingin lahir dengan ayah, dll, selama ini kami sudah menyiapkan papah untuk menggunakan berbagai APD. Namun, kami menjelaskan bahwa dia masih tidak berpikir bahwa Ayah harus mati karena Covid-19.

Ketika dia terkena Covid-19, dia mengatakan bahwa ayahnya adalah pasien tanpa gejala. Nyonya-Sebaliknya, Retno mengatakan bahwa ayahnya tampak sehat sebelum meninggal. dunia ini.

“Sebenarnya tidak ada gejala pada saat itu. Makanya kami tidak menyangka akan hal ini. Baru setelah ayah saya mengetahui tentang ayah seperti ini baru saya sadari karena dia sibuk,” kata. Renault mengungkapkan kesedihannya karena dia tidak bisa menemani ayahnya ke pemakaman.