Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia melalui Kelompok Kerja Manajemen Percepatan (Kelompok Kerja Nasional) COVID-19 mencontohkan, hingga hari ini (hari ini) Rabu (17/6), jumlah kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi semakin bertambah. Terjadi peningkatan 41.431 setelah penambahan 1.031 orang. -Lalu, untuk pasien yang sembuh pada 16243 setelah 540 lainnya.

Selain itu, untuk kematian pada 2.276 terjadi peningkatan sebanyak 45 orang. Diketahui bahwa restoran belum mencapai jarak fisik-Membaca: Ini adalah rangkaian serangan ular yang menarik perhatian orang: dari King Cobra, Welling hingga Python-data kasus kumulatif berasal dari 19.757 sampel sehari sebelum hasil pemeriksaan, Selasa (16/6), total jumlah kumulatif yang diuji adalah 559.872.

Metode polymerase chain reaction (PCR) telah diuji di 121 laboratorium, dan uji molekuler cepat (TCM) dilakukan di 87 laboratorium. 227 laboratorium memiliki laboratorium menengah dan jaringan (RT-PCR dan TCM).

Jumlah orang yang diperiksa setiap hari 8.969, dan jumlah kumulatif 348.278. 1.031 dan angka negatif 7.938 menunjukkan angka kumulatif positif 41.431 dan angka negatif 308.847.

“Saat ini total ada 1.031 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi, sehingga total positif yang kami miliki adalah 41.431,” kata juru bicara Pemerintah Covid-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Rabu (17/6/2020). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Graha mengatakan dalam keterangan resmi kepada media center Kelompok Kerja Percepatan Pengolahan Covid-19.

Menurut Yuri, angka ini tidak merata di seluruh Indonesia, namun beberapa daerah memiliki jumlah kasus lain yang cukup besar, namun beberapa daerah belum melaporkan adanya peningkatan kasus positif sama sekali. Kasus baru yang kami terima masih merupakan lima provinsi yang melaporkan kasus paling positif, saat ini Provinsi Jawa Timur telah melaporkan 225 kasus baru dan 56 kasus sembuh. Kemudian, DKI Jakarta ada 127 kasus baru dan 116 sembuh. Kata.