Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah telah mendeteksi 1.126 pesan kesalahan (error) terkait Virus Corona (Covid-19) yang diposting di Internet hingga 16 April 2020 (Kamis).

“Kementerian Komunikasi telah mendeteksi lebih dari 1.125 penipuan atau informasi yang salah tentang berbagai media di Internet,” seorang juru bicara pemerintah (juru bicara) bertanggung jawab untuk menangani virus korona (Covid-19) Achmad Yurianto, yang merupakan Pada konferensi pers Kelompok Kerja Pemrosesan yang Dipercepat, Kamis (16/4/2020), laporan Covid-19 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana Graha (BNPB) di Jakarta. Menurut Yuri Anto, kerusakan ini meningkatkan beban psikologis orang yang terkena dampak ekonomi selama pandemi korona.

Baca: PIM desinfektan Halim Halim, untuk mencegah penyebaran virus di luar Jakarta-Yuri Anto berkata: “Karena sudah sangat berat, kita tidak perlu menambahkan lebih banyak beban psikologis pada berita atau informasi palsu, jika tidak maka akan membuat Kami menjadi lebih sulit. “Ditekankan bahwa polisi akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang menyebarkan informasi penipuan yang mengganggu kepentingan publik. Dia berkata: “Semua ini akan diselesaikan oleh polisi.”

Baca: Pria dari Sumatera Barat dapat berdoa untuk staf medis yang terkena dampak korona. Ini adalah pengakuannya. – Untuk alasan ini, Yuri Anto juga meminta masyarakat untuk tidak panik, dan selalu merekomendasikan pejabat untuk memberikan informasi terbaru. Sumber, seperti www.covid19.go.id, koneksi 119, Whatsapp COVID-19, Halo Kemenkes 1500567 dan aplikasi telemedicine.

Sejauh ini, pemerintah telah melaporkan penambahan kasus positif Coronavirus (Covid-19) kepada 380 pasien pada hari Kamis (16 Juni 2020).

Karenanya, di 34 provinsi di Indonesia, hingga Kamis (16/4/2020), total 5.516 orang terinfeksi virus corona.

“Masih ada 380 hingga 5.516 kasus,” kata Urianto.

102 pasien kemudian sembuh. Karena itu, total 548 orang pulih.

Meskipun korban tewas di Indonesia telah meningkat sebesar 27 orang.

Sejauh ini, 496 orang telah meninggal. “Jumlah orang hari ini telah meningkat sebanyak 27 orang.” “Dia menjelaskan.