Reporter Tribunnews.com Imanuel Nicolas Manafe (Imanuel Nicolas Manafe) lapor-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Letnan Jenderal TNI Doni Monardo angkat bicara soal perannya sebagai Covid -19 Pengalaman ketua satgas. Duny mengaku, saat terjadi pandemi di Indonesia, bahkan pada dini hari, ia mendapat laporan Covid-19 dari daerah tersebut hingga larut malam. Belum lagi hingga tengah malam atau bahkan pukul dua pagi, selalu ada laporan dari berbagai daerah, termasuk wilayah bermasalah yang dilaporkan ke Pokja, “kata Duny dalam wawancara eksklusif dengan Tribunnews.com di gedung BNPB, Jakarta Timur, Minggu. Suatu Malam (7/9/2020).

Baca: Kisah Doni Monardo Tak Pulang Melawan Covid -19 Selama 3 Bulan

Doni juga Kepala BNPB, Ia Bilang Pekerjaan Penyelesaian Covid-19 Ini Tentunya Seharusnya tidak setengah-setengah.

“Aku tidak bisa bergantung pada laporan mereka, entah itu larut malam atau hari libur, jadi aku pasti akan membantumu kapan saja,” dia

— -)). )) Bacaan: 100 Dokter Meninggal Saat Pandemi, Doni Monardo Mengucapkan Belasungkawa – Diakui di Awal Otoritas Palestina Saat Bunyi Sirine Ambulans diulang di sekitar Gedung BNPB Saat berdengung, suasana hati orang berbeda.

“Dalam beberapa minggu pertama tempat ini, saat ini (sekitar jam 20.00), suasananya sangat mencekam. Karena ambulans bolak-balik. Selain itu, kami perlu berkomunikasi dengan semua rumah sakit di Jakarta dan memastikan Mereka membutuhkan ruang perawatan yang tersedia, “kata Doni.

Dalam hal ini, Doni mengaku perlu merencanakan dengan matang.

“Kami menghadapi banyak masalah dan kami tidak tahu kapan itu akan terjadi. Saya harus mengatur daya tahan tubuh saya, mengatur waktu saya dengan baik, dan istirahat yang cukup agar beban psikologis tidak mempengaruhi kesehatan saya. Katanya, Tiap pagi saya menemui banyak kendala. Dari tim BNPB hingga peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, Doni juga mengemukakan pentingnya masyarakat Indonesia. Kata Doni menghadapi wabah Covid-19 , Persatuan, gotong-royong dan solidaritas adalah modal utama kami dalam merespon Covid-19.