TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Ridwan Kamil) mengatakan sebanyak 63% dari 5.300 desa dan jalan di Jabar bersiap untuk beradaptasi dengan standar baru.

Menurutnya, kasus Covid-19 di Jabar sudah turun sehingga standar baru bisa diterapkan.

Namun, tidak semua area dapat diterapkan ke normal baru, karena akan ada level sebelum memasuki normal baru.

Gunakan area hitam, merah, kuning dan biru. Pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jawa Barat masih terus berlangsung dan akan berakhir pada Jumat (29/5/2020).

Nanti untuk wilayah merah dan wilayah yang masih terdapat kasus Covid-19 akan diberlakukan perpanjangan PSBB.

Baca: Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah 5 Provinsi dengan Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi

Baca: Berita Persiapan Rutin di Shopping Mall Summarecon Ridwan Kamil Memaksa situs belanja untuk mengiklankan kemampuannya-PSBB memiliki perluasan yang lebih kecil, yakni di sekitar desa atau kelurahan, bukan di provinsi.

“Kami di PSBB tingkat provinsi, mulai Jumat 29, sehingga PSBB harus tetap menggunakan opsi bagi yang berada di zona merah, dan untuk yang berada di wilayah kuning, biru dan hijau, opsi baru bisa disesuaikan. Situasi normal Turun, ”jelas Emil dalam sambutannya di Campas TV (Rabu, 27/5/2020 Emil menjelaskan ada 5.300 desa / komunitas di Jabar, 63% di antaranya akan beradaptasi dengan normal baru. -Dia berkata: “Dalam total populasi kita, 63% siap untuk mencapai normal baru, dan 37% sisanya punya waktu untuk meningkatkan batasan sosial di tingkat mikro.” Bacaan: Ridwan Kamil: Kita perang melawan Covid -19, setiap orang harus berjuang untuk mempertahankan negara