TRIBUNNEWS.COM-Psikolog keluarga Yayasan Praktik Psikologi Indonesia, Adib Setiawan (S.Psi., M.Psi.) Menjelaskan, sejumlah korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih mengalami serangan kekerasan. Alasan ketekunan. Rekaman video yang diduga kekerasan dalam rumah tangga beredar. -Video pelecehan wanita di rumah telah tersebar luas di media sosial. -Tidak jelas di mana insiden itu terjadi dan apa kebenarannya.

Bagaimanapun, dari situ, Adib menjelaskan mengapa banyak korban KDRT memilih bertahan meski menghadapi kekerasan.

Menurut Adib, hal ini mungkin karena kondisi stres. Mengalami hari-hari stres.

“Mereka berusaha melewati hari-hari stres.”

Tribunnews.com menghubungi Adib melalui telepon, Senin (1/6/2020) dan menjelaskan: ” Kalaupun frustasi, meski kesulitan, tetap akan mengalaminya. ”Baca: Aktivis perempuan bereaksi terhadap video dugaan KDRT: Penegakan hukum belum mencapai level tertinggi-Adib menjelaskan Situasi ini mungkin terjadi pada keluarga dengan tingkat keterampilan terbatas.