Wartawan Tribunnews.com memberitakan bahwa Ilham Rian Pratama – Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat Indonesia, WNI, dan WNA selama periode ini. Pandemi COVID-19.

Yasonna menyampaikan hal ini saat menerima piagam penghargaan dari komunitas diaspora Filipina Indonesia dan dinominasikan oleh komunitas bisnis Filipina Indonesia untuk “Ka-Nang Bayan Award / Sahabat Negara Award”. Klub Indonesia / PBCI).

“Saya berharap departemen pemerintah yang saya pimpin tetap bisa membantu warga Filipina di Indonesia, apalagi dalam keadaan sulit akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Baca juga: Jokowi mengingatkan jangan sampai melemahkan Indonesia karena diadopsi Selain peralatan non deterministik, hasil penatalaksanaan Covid-19 Рkita semua sadar bahwa selama pandemi ini, hubungan bilateral antara Indonesia dan Filipina menjadi semakin penting, dan ada juga hubungan antara Indonesia dan Filipina. Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (16 November 2020), “Sejak Indonesia merdeka, kedua negara juga menjadi sekutu dekat. Kita harus memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Selama pandemi, prioritas kami adalah keamanan untuk semua orang, dan sebagai bagian dari pekerjaan pemulihan pasca pandemi, penguatan perdagangan dan investasi antara kedua negara adalah prioritas kami .

Harga ini tidak dapat dibandingkan dengan banyak kebijakan Yasonna Terpisah.Sama seperti Menkumham berbicara tentang orang asing di Indonesia ketika Covid-19 melanda dunia.Lihat juga: Jokowi memerintahkan TNI-Polri dan Satgas Covid-19 tegas, bukan hanya imbauan-Yasonna Dahulu, dalam rangka mengatasi penyebaran virus corona telah diundangkan serangkaian kebijakan, seperti Permenkumham ke-11 tahun 2020 tentang larangan sementara WNA masuk ke wilayah NKRI, dan beberapa kebijakan lainnya. Arahan Ketua Joko Widodo Semua menteri urus semua orang di Indonesia, termasuk WNI dan WNA, karena kita bertanggung jawab atas keselamatan mereka.

Baca juga: Saya sempat uji positif Covid-19, Mey Chan ungkap yang terbaru Keadaan, ada pelanggaran, dan empat tes dilakukan-sebagai tindak lanjut, saya kemudian mengeluarkan beberapa peraturan menteri terkait kebijakan imigrasi polisi, yang memungkinkan orang asing yang terjebak di Indonesia saat pandemi untuk mendapatkan izin tinggal. “Kata Yasonna.