Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus memperluas status PSBB ke ibu kota, sembari mengiringi fase transisi, atau secara bertahap membuka kawasan kegiatan. -Tingkat Anies dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sepakat untuk membuka beberapa departemen yang sebelumnya tidak termasuk dalam pengecualian.

“Dalam masa transisi, kegiatan sosial ekonomi dilakukan secara bertahap dan ada pembatasan yang harus diperhatikan,” kata Anies dalam jumpa pers di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2020).

“Saya tegaskan bahwa pada tahap pertama, kebijakan pelonggaran hanya melibatkan mereka yang dia tambahkan:” Ini akan membawa manfaat besar dan memiliki efek kontrol tertentu. “Sesuai dokumen pengantar Anies, mengenai pembukaan minggu pertama transisi tahap pertama, jurusan pertama (5/6) yang akan buka pada hari Jumat memperbolehkan tempat ibadah atau kegiatan di tempat ibadah.

Baca : DKI memasuki masa transisi, dan besok tempat ibadah mungkin lebih banyak kegiatan yang menggunakan aturan ini-hanya jumlah pesertanya dibatasi hingga 50%, dan disediakan perjanjian kesehatan, ”jelasnya.

Fasilitas olahraga luar ruangan dan luar ruangan juga akan dibuka pada hari Jumat dan dapat menampung 50% dari kapasitas maksimum. – Bersamaan dengan itu, mulai Senin (8/6), kegiatan kerja dan bisnis, serta kegiatan pembukaan sosial budaya.

Pada minggu kedua masa transisi, toko / ritel, pasar, pusat perbelanjaan, pusat perbelanjaan, industri, restoran, perkantoran, gudang, bengkel, jasa, fotokopi, museum, dan perpustakaan mulai dibuka.