Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan pedoman bagi pekerja kantoran dan industri untuk diterapkan saat pandemi Covid-19.

Pedoman ini diatur dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Nomor HK.01.07 / MENKES / 328/2020 tanggal 20 Mei 2020 merupakan pedoman pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di perkantoran dan tempat kerja industri untuk mendukung kelangsungan usaha dalam situasi pandemi. Menkes buat perjanjian sanitasi bagi karyawan yang bekerja di rumah atau di kantor saat pandemi Covid-19- Baca: Kabar Jokowi soal standar berita pendidikan, Kemendikbud jelaskan prinsip-prinsip pembelajaran di rumah-jika pengelola kantor memiliki karyawan di kantor Kebijakan kerja, departemen manajemen harus memastikan kesehatan kantor dan karyawan musim panas.

Bab 2 Keputusan Menteri Kesehatan menyatakan bahwa dership dapat mempromosikan olahraga komunitas melalui gaya hidup sehat untuk mencapai hidup sehat (Jerman) untuk menjamin kesehatan karyawan.

Contoh mendorong orang untuk menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan berolahraga bersama sebelum berangkat kerja, sambil menjaga jarak aman dan berjemur. Dianjurkan untuk mencuci tangan pakai sabun secara teratur saat bekerja di kantor, sebelum makan, setelah kontak dengan orang lain, setelah atau setelah ke toilet. Buang barang yang mungkin terkontaminasi virus corona. -Untuk karyawan yang batuk, disarankan agar mereka menggunakan bagian dalam lengan atas mereka untuk menutupi mulut dan hidung untuk menumbuhkan rasa moral batuk. -Ketika menggunakan tisu, tutup mulut dan hidung Anda saat batuk dengan tisu dan segera buang ke tempat sampah.

Mendorong karyawan untuk menggunakan peralatan pribadi untuk berdoa dan makan. — Terakhir, dorong karyawan untuk makan makanan seimbang untuk menjaga kesehatan mereka. Kekebalan tubuh.

Judul artikel di Kompas.com ini adalah “Aturan Kebersihan Kementerian Kesehatan: Minta Pegawai Berolahraga dan Berjemur Bersama Saat Istirahat Kantor”