Reporter Tribunnews.com Laporan Fransiskus Adhiyuda-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Juru bicara Kelompok Kerja Perawatan Covid-19 Wiku Adisasmito mengaku prihatin bahwa “masih ada sebagian masyarakat yang tidak percaya dengan Covid-19 .

Menurut Wiku Konon masyarakat harus membuka mata terhadap keadaan saat ini, yakni seluruh wilayah di dunia merasakan akibat dari pandemi ini.

Wiku menyampaikan hal tersebut dalam siaran pers. Disahkan pada Kamis (10/1/2020) Channel YouTube Sekretariat Presiden mengembangkan penanganan Covid-19.

Baca: Wiku: Akmal Taher telah berpartisipasi dalam kelompok kerja Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan para ahli

“Kita bisa menonton di TV, mendengarkan radio dan Baca informasi tentang meningkatnya jumlah kasus di Internet. “Ini bukan scam, tapi scam di dunia. Nyatanya, tidak ada yang kebal dari penyakit ini,” kata Wiku.

Wiku juga meminta publik untuk memahami situasi saat ini. Tentu, ingatlah saat mengimplementasikan perjanjian sanitasi.

Ia juga meyakini bahwa dalam kondisi saat ini, peran kerjasama masyarakat sangat diperlukan. Masalah serius- “Jadi mohon pahami kondisinya dan terapkan prosedur kesehatan, karena keberhasilan kita bersama adalah meyakinkan seluruh masyarakat untuk benar-benar sadar akan bahaya ini,” kata Wiku. Dia menambahkan: “Semua orang di dunia, tidak hanya di Indonesia, kita akan bisa mengendalikan penyakit ini dengan baik.” Covid-19 .

Baca: Pabrik India yang Terkena Covid-19, Diluncurkan di India Model baru Renault ditunda di Indonesia

Hal ini berdasarkan survei BPS terhadap 90.967 responden di Indonesia pada 7-14 September 2020. 19, “kata Suhariyanto, Senin (28 September 2020).

” Menurut saya angka 17% itu persentase yang sangat tinggi, bukan? Ia menambahkan, Coronavirus Tribunnews.com menghimbau kepada seluruh pembaca untuk selalu menerapkan prosedur kesehatan dengan mengingat informasi ibu 3M di setiap acara (pakai masker, sering cuci tangan dan jaga jarak).