Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Kelompok Kerja Persiapan Kewaspadaan Dokter Indonesia (IDI) Covid-19, Zubairi Djoerban, mengimbau agar tim menjalin kontak dengan kelompok baru, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa, Bandung, Jawa Barat).

Menurut Zubairi, tidak hanya warga sekitar yang disensor, tapi semua pihak yang bersentuhan langsung juga disensor. -Zubari mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Tribunnews.com pada hari Jumat: “Ini bukan penduduk lokal, tetapi semua orang yang memiliki koneksi dengan Secapa. Misalnya, Anda tinggal 1 kilometer jauhnya. Saya tidak pernah mengobrol, bertemu, dan tidak perlu Lakukan. “10/7/2020). Dalam 14 hari terakhir.

Baca: Cluster Baru di Secapa AD Bandung, dengan 1.262 Penggiat Korona di Lokasi Terpencil

Pihak aktif bisa melakukan diskusi mendalam tentang kegiatan 14 hari terakhir untuk mengetahui siapa Mereka telah berhubungan.

“Orang-orang yang telah melakukan kontak dekat selama 14 hari terakhir,” kata Zubali. Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah Penanggulangan Covid-19 di Bandung, Jawa, mengatakan sebanyak 962 orang terinfeksi Covid-19 di lokasi tersebut. Yuri Anto mengatakan: “Kami mengenal kelompok Pusat Pendidikan Perwira Masa Depan TNI. Kami mendapat total 1.262 kasus positif dari kelompok ini.” Yuri Anto mengatakan, di Indonesia sebanyak 17 orang telah dirawat. Dan isolasi. Karena keluhan ringan, RS Dustira Cimahi. – “Ada yang mengeluh sesak napas, batuk, dan sesak.” Kata Yurianto, 1.245 orang lainnya tidak ada keluhan.