Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM report-Juru bicara Kelompok Kerja Perawatan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 terkait dengan pemilihan kepala daerah serentak pada 2020. -Kita tahu bahwa pada 24 September, ada 4.634 kasus positif Covid-19 yang baru dikonfirmasi, sehingga total menjadi 262.022.

Hal inilah yang disampaikan Wiku dalam siaran pers perkembangan pengobatan Covid pada tanggal 19, melalui program YouTube sekretariat presiden, Kamis (2020/9/24).

“Kami masih melihat peningkatan tajam kasus positif, yang juga terkait dengan Pilkada,” kata Vikul. –Baca: Bersamaan Pilkada, 9 Desember 2020: Polisi Tak Akan Keluarkan Izin Massa-Wiku menambahkan, Pemerintah prihatin dengan keberadaan calon kepala daerah yang mencalonkan diri sebagai calon Pada masa pendaftaran, massa telah bersidang sebagai pimpinan daerah beberapa waktu lalu. Atau warganya berisiko tertular Covid-19.

“Pokja Covid-19 sangat prihatin dengan calon kepala daerah, mereka masih menggelar kegiatan untuk keramaian yang menyebabkan pandemi kita — baca: LSI Denny JA: Jangan Gara-gara 44 Zona Merah Covid-19, Jadi batalkan Pilkada

“Apapun alasannya, wakil rakyat memilihnya dan menambahkan:“ Diantara rakyat benar-benar bisa melindungi rakyat dan menjamin keselamatan warga sehingga semua Partai Demokrat bisa berfungsi normal. ”Selain itu, Covid-19 khusus bekerja Rombongan mengucapkan terima kasih kepada KPU yang telah menerbitkan PKPU versi revisi pada 13 13 2020 terkait pelaksanaan Pilkada dalam kondisi bencana Nonalam Covid-19. Pada Kamis pagi, 486 calon Pilkada 2020 mengumumkan kualifikasinya – PKPU mengakhiri event opportunity movement yang akan mempertemukan massa, seperti konser, perlombaan, bazar dan olah raga yang sebenarnya sudah dilarang atau diganti. “Pasukan penanggulangan Covid-19 sangat berterima kasih kepada KPU atas tindakan yang diambil untuk merevisi PKPU dengan penuh semangat dan memberikan sanksi terhadap para pemimpin daerah yang berencana untuk mengadakan kegiatan serupa untuk gerakan tersebut,” kata Wiku. “-Wiku mengatakan:” Kita tidak bisa hanya melawan Covid-19. . Kami berharap partisipasi seluruh masyarakat dan calon kepala daerah dapat benar-benar melindungi masyarakat dalam proses Pilkada selanjutnya. ”