Reporter Tribunnews.com Vincentius Jyestha melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Panitia Kesembilan DPR menggelar audiensi dengan banyak pihak terkait.

Salah satunya adalah Deputi Bidang Pengawasan Narkoba, Narkotika, Psikotropika, Prodrug dan Zat Adiktif BPOM, Rita Endang.

Dalam hal ini, Rita Endang menegaskan bahwa selama ini yang ada hanya obat yang diuji. Bekerja sama dengan banyak pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan vaksin-dengan kata lain belum ada obat atau vaksin yang pasti untuk melawan virus corona atau Covid-19. Rita Endang (Rita Endang) saat rapat dengan Panitia Kesembilan DPR di Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Rita Endang mencontohkan, pihaknya saat ini sedang membantu pengembangan tiga Kandidat vaksin Covid-19 di Indonesia. -Baca: Walikota Depok: Kasus Covid-19 di Depok mendominasi klaster perkantoran -termasuk vaksin Sinovac dari Bio Farma; vaksin Kimia Farma G42; dan vaksin Genexin Kalbe Farma.

Dijelaskannya, Bio Farma dan Kimia Farma menggunakan platform virus yang tidak aktif.

Kalbe Farma menggunakan platform DNA. Piyama terjual sangat baik selama pandemi Covid-19