JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan, kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, ditutup selama sepekan. Ia mengatakan, seorang staf kantor Komnas HAM terjangkit Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19).

“Satu orang staf positif, jadi kantor ditutup sementara selama seminggu,” ujarnya usai dikonfirmasi, Rabu (29/7/2020).

Ia mengatakan, selain menutup kantor, pegawai Komnas HAM juga melakukan tes untuk mengetahui apakah pegawai dan komisaris tertular Covid-19. Katanya.

Saat kantor tutup, pihaknya terus mengabdi kepada masyarakat. Pekerjaan layanan dilakukan secara online.

“Layanan masih jalan, tapi dilakukan secara online.” Ahmad Taufan Damanik (Ahmad Taufan Damanik) juga meminta Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan bagaimana menangani virus corona. Pandemi covid19.

Ia meyakini bahwa setelah dilakukan pemantauan secara berkala, berbagai upaya telah dilakukan berdasarkan informasi dari berbagai sumber seperti media cetak dan elektronik, diskusi kelompok, dan penjelasan yang diminta oleh para ahli dan konsultan. Serta dokumen atau laporan berkala yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga penelitian nasional maupun internasional.

“Komnas HAM menyarankan agar Presiden memikirkan secara mendalam penanganan pandemi influenza. Covid-19 dan dengan mengedepankan hak hidup, kesehatan, dan hak asasi manusia lainnya, ditetapkan Perppu sebagai dasar hukum penanganan pandemi saat ini,” ujarnya. .