Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya telah membentuk satuan tugas untuk mengawal kegiatan prosedur kesehatan para tukang ojek online (ojol) dengan tujuan mencegah penyebaran Covid-19 saat pengetatan PSBB. Kesehatan akan didasarkan pada komunitas.

Sebanyak 81 komunitas Ojol siap berpartisipasi dalam pemantauan kegiatan kesepakatan kesehatan di lingkupnya.

“Hari ini diluncurkan 80 disiplin komunitas untuk pengendara ojol dan ojol.” Nana diwawancarai Polda Metro Jaya di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Lebih dari 10.000 orang, sebanyak 100 orang akan Disiplin ini diterapkan pada komunitas ojol di Jabodetabek. Yang dimaksud dengan perjanjian sanitasi adalah petugas yang disiplin memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak tertentu yaitu tidak berkumpul.

Baca: Buka selama PSBB, Pijat Plus-plus di Keluaran. Promosikan gading terapis lewat pesan singkat-Nana menjelaskan, penerapan protokol kesehatan masyarakat ojol dirancang untuk menghentikan penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat dalam sebulan terakhir. Angka pandemi Covid-19 di yurisdiksi Polda Metro Jaya masih tinggi. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), risikonya tinggi. Dalam sebulan terakhir, rata-rata rentang harian orang yang terinfeksi Covid-19 adalah 900 hingga 1.000 orang. Ia sangat prihatin dengan jumlah korban aktif bahkan kematian Covid-19, “katanya.