BEKASI TRIBUNNEWS.COM-Sopir angkot dan pemasok kopi sangat senang menerima bantuan sosial tunai (BST) pemerintah.

Mereka mengatakan bahwa mereka akan menggunakan bantuan yang mereka terima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan bantuan Covid-19, banyak pekerja harian mengalami dampak ekonomi yang sangat besar.

Pendapatan banyak dari mereka turun tajam, termasuk supir angkutan umum dan pedagang kopi. — Sama seperti Pak Nala (Sopir Angkot) dan Bu Eza (kedai kopi) yang bekerja keras untuk keluarganya.

Baca: Polisi yang meninggal karena George Floyd ternyata memiliki catatan yang buruk dan kerap bertindak sewenang-wenang — dengan adanya BST, mereka mendapat banyak bantuan dalam membeli sembako.

“Saya ingin berterima kasih kepada Presiden, bantuannya sangat membantu, dan saya akan membeli kebutuhan tersebut,” kata Nala. -Menurut data terakhir, jumlah penderita positif corona bertambah 67 8 menjadi 25.216, 1.520 meninggal dunia, dan 6.492 orang sembuh -Presiden memerintahkan percepatan penyaluran bansos kepada kelompok rentan dan korban Covid-19.

Oleh karena itu, Kementerian Sosial RI telah memposisikan BST Kabupaten Bkasi sebagai penerima bantuan.

Nilai nominal BST adalah Rp 600.000 per rumah tangga.