Laporan reporter Tribunnews.com Reza Deni

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wabah virus corona atau Covid-19 masih terjadi dan berlangsung hingga Rabu (7 Januari 2020), kita masih belum tahu kapan Itu akan berakhir. Seiring berjalannya waktu, jumlah kasus baru positif Covid-19 terus meningkat.

Selasa lalu, 1.293 kasus baru ditambahkan, sehingga total menjadi 56.385. Manajer Covid-19 telah menghitung bahwa baru-baru ini ribuan pasien positif dapat secara efektif mengurangi tingkat positif sebesar satu poin persentase.

“Pada pertengahan Mei, kami menemukan,” Ada 3.448 pasien positif dalam satu minggu. Dengan kata lain, sekitar 400-500 orang aktif setiap hari. Tim ahli Pokja Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan pada program BNPB Rabu (2020/1/7) .- Mengenai review dalam kisaran ini ada 26.000, jadi angka positifnya sekitar 13% .— -Di bulan Juni, Dewi menyebutkan jumlah kasus Covid-19 memang meningkat cukup banyak, menyentuh 1.000 kasus baru.

“Bayangkan dalam seminggu ada 8.227 kasus positif. Artinya ada sekitar seribu kasus positif baru setiap harinya. Tapi jumlah orang yang dites mencapai 55.000, “lanjut Dewi.

Karena itu, kata Dewi, angka positif pekan ini turun dari pertengahan Mei menjadi 12%, yakni 13%. Seharusnya angka positifnya. Kalau hanya orang yang diperiksa Kalau sakit, angka positifnya sangat tinggi. “Lanjut Dewi .

” Ketika angka positif kita turun, kita coba cari orang yang bahkan tidak ada gejala. Makanya semakin tinggi ujiannya. Resiko rendah dan gejala rendah Orang-orang, jumlah positifnya akan jauh lebih rendah, “kata Devi.