Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Netty Prasetiyani, anggota kesembilan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengingatkan pemerintah untuk memperhatikan “penumpang gelap” saat membeli vaksin Covid-19. Kekayaan bersih, vaksin tidak boleh menjadi bisnis, hanya dapat menguntungkan satu pihak.

Ia juga mengutarakan hal tersebut pada audiensi Komite IX DPR (RDP) yang digelar bersama seluruh pemangku kepentingan tentang penanganan Covid-19 dengan seluruh pemangku kepentingan pada 31 Agustus 2020.

Hal tersebut disampaikan Netty Prasetiyani dalam webinar bertajuk “Yakin Mau Vaksinasi?”, Sabtu (17/10/2020).

“Pada dasarnya kalau kita bicara vaksin, saya ingatkan pemerintah, beli dan implementasikan, tolong jujur ​​pada masyarakat, karena kalau bicara vaksin butuh dana banyak. Tahapan uji klinis

” Jangan berbisnis dengan orang, karena o sedang sakit dan tidak sabar menunggu korban diabaikan, maka pada pertemuan tersebut saya katakan jangan sampai penyelundup memanfaatkan tawaran proyek Vaskin ini, ”jelasnya. Seperti yang kita ketahui bersama, pemerintah saat ini sedang mempelajari dan Kerja sama nasional Mengenai pembelian vaksin Covid-19

Banyak calon vaksin sedang disiapkan dari Sinovac, Sinopharm, Cansino, AstraZeneca dan perusahaan lain.