Laporan wartawan Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah saat ini tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan untuk menyikapi pandemi Covid-19 di Indonesia. Lembaga Penelitian (Menristek / BRIN) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, teknologi kecerdasan buatan dikembangkan dalam bentuk health pass.

“Saat ini, kami sedang mencoba menggunakan kecerdasan buatan untuk mengelola Covid. Informasi, kemudian kami juga mengembangkan kecerdasan buatan di sana. Ini paspor yang sehat,” seminar online Bambang, Selasa (10/6/2020). Ucapkan saat rapat.

Baca: Hanya dua provinsi yang positif Covid-19 kasus nol pada 6 Oktober yang merupakan sebarannya – Bacaan: Pemerintah bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk memproduksi vaksin Covid-19 secara nasional.

Rute: Rencana Anies memisahkan GOR dari pasien yang dikritik Covid-19 sebenarnya bisa menurunkan kekebalan tubuh

Bambang menjelaskan, health pass ini memuat data publik terkait status Covid-19. Lewat teknologi ini, beragam kemampuan juga bisa dikumpulkan, seperti jumlah tes Covid-19.

“Health pass ini nantinya bisa digunakan sebagai paspor. Bisa dipastikan kita adalah individu yang sudah melakukan quick test. Dalam banyak kasus, apa hasilnya nanti akan dilakukan swab test. Dimana,” kata Bambang.

Menurut Bambang Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi identitas Covid-19 masyarakat yang ingin berwisata. Ia mengatakan, teknologi ini dapat mencegah orang membawa dokumen dalam jumlah besar.

“Jadi tidak perlu persiapan jalan-jalan, keluarkan saja berbagai dokumen untuk membuktikan lulus quick test misalnya tes usap atau tes nafas,” kata Bambang.

Selain itu, Anda dapat lulus pemeriksaan kesehatan. Ini digunakan untuk mengidentifikasi status area dari area target.

“Satu hal lagi, kami berharap persalinan bisa menjadi bagian dari satu aplikasi untuk mengetahui apakah berada di zona. Warnanya merah,” tutup Bambang. Melanjutkan kegiatan sosial agar masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 sebagian besar disebabkan oleh pergerakan manusia. Untuk memastikan penerapan 3M yang ketat.

Kami melawan virus corona bersama. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan tata cara kesehatan di setiap acara dan mengingat informasi 3M bunda (pakai masker, sering cuci tangan dan selalu jaga jarak).