Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Juru bicara kelompok kerja pengobatan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, angka positif Indonesia masih tiga kali lebih tinggi dari standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) .– –Hal ini dikomunikasikan oleh Wiku dalam siaran pers perkembangan terapi Covid-19 melalui penampilan Sekretariat Presiden di YouTube (Selasa (10/6/2020))

“Angka positif di Indonesia sudah mencapai 16,11%, yang tiga kali lipat dari standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, atau 5%.” Bacaan: Kelompok Kerja: Perusahaan mengabaikan kesepakatan, dan jumlah positif Covid-19 akan terus meningkat- — Kita tahu bahwa angka positif adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dan jumlah tes yang dilakukan.

Selain itu, Wiku mengatakan bahwa setiap daerah pemerintahan sedang bekerja lebih keras untuk menekan penyebaran AIDS. Covid-19 .

Baca: Selama pandemi Covid-19, dana pensiun harus lebih banyak dikelola oleh masyarakat.

Artinya, satu hal yang bisa dilakukan adalah memperbanyak jumlah pemeriksaan dan pelacakan kontak, serta segera mengisolasi pasien yang positif Covid-19. Ini juga menekankan pentingnya implementasi pelanggaran kesehatan yang tepat. “Angka ini (angka positif, merah) sangat besar dan harus segera dihapus serta diperbaiki. Pengujian dan pembatas pada protokol kesehatan ditingkatkan untuk menghindari penularan, dan angka positif dapat dikurangi,” jelas Wiku.