PASURU, TRIBUNNEWS.COM-Pekan lalu, ada dua kejadian penangkapan kemungkinan jenazah Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Pasuruan.

Sabtu lalu, kasus tersebut terjadi di kawasan dan kembali ke Rawagempol di Lekok pada Sabtu (25/7/2020) sore. Kali ini terjadi di Kedawang, Kecamatan Nguling.

Warga Desa Kedawang berbondong-bondong mendatangi dokter di RSUD Soedarsono Kota Pasuruan untuk mengambil jenazah MA (44) yang diduga Covid-19. Mayat masuk ke dalam mobil, mengambilnya dan langsung dibawa kembali ke Kedawang.

Informasi yang terkumpul menunjukkan bahwa kejadian ini terjadi karena masyarakat menolak untuk mengadopsi standar penguburan Covid-19. Covid-19 .

Video yang merekam jenazah akhirnya menyebar di media sosial.

Presiden sementara RSUD R Soedarsoni Kota Pasuruan dr Tina Soelistiani membenarkan kejadian tersebut dalam video yang viral tersebut. Warga tiba-tiba datang dan dilarikan ke rumah sakit. Jumlahnya tinggi. Mereka tidak bisa dihentikan.

Sebenarnya, dia mengatakan aparat TNI dan Polri tidak bisa membendung aksi warga karena warganya lebih banyak. Keluarganya