Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS – Manajemen pandemi Covid-19 di Indonesia harus dipertimbangkan dari tiga aspek. Presiden Jokowi menerapkan ketiga aspek kebijakan pencegahan dan perawatan Covid-19 ini di Indonesia.

Inilah yang dikatakan oleh Tjahjo Kumolo, menteri reformasi administrasi dan reformasi birokrasi

Aspeknya adalah kesehatan yang ditimbulkan oleh kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Tjahjo mengatakan pada Konferensi Jaringan Internasional yang diadakan oleh STIA LAN Polytechnic, Sabtu (27/6/2020).

Kebijakan tersebut dianggap sebagai implementasi dari implementasi rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menerapkan masyarakat dan badan Pembatasan di atas berfungsi sebagai langkah untuk memutus rantai distribusi Covid-19. — Tidak seperti penyitaan karantina atau regional, kebijakan PSBB telah diadopsi oleh pemerintah Indonesia, di mana kegiatan sosial dan mobilisasi dapat berlanjut dengan aman. Ara tunduk pada kepatuhan terhadap perjanjian kesehatan yang berlaku Pembatasan .

Pembatasan ini diterapkan melalui kebijakan kerja dan ibadah keluarga, yang pasti akan berdampak pada kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia .— Ekonomi adalah aspek kedua dalam manajemen Indonesia Covid-19 Dengan pemikiran ini.

Baca: Obat keras yang disebut dexamethasone dapat menyembuhkan Covid-19, jadi jika orang yang sehat mengkonsumsinya, itu sama dengan makan

Baca: Dr. Reisa di Covid -19 Ketika perawatan kecantikan dilakukan di salon selama pandemi influenza, topeng itu tidak dilepas.

Berbagai kebijakan ekonomi sedang dilaksanakan sehingga orang tidak akan menanggung beban ekonomi karena kesulitan ekonomi selama pandemi kesulitan ekonomi.