JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Indikator Kebijakan Indonesia melaporkan temuan temuan opinion leader tentang kepemimpinan dan pengaruh kelembagaan dalam pengelolaan Covid-19. Dalam penanganan Covid-19, angka ini masih tinggi.

Ditunjukkan bahwa 57,6% orang berpikir mereka dapat mengelola Covid-19, 18,8% tidak percaya, 23,4% tidak menanggapi, dan 0,3 orang tidak. tidak ada respon.

Di saat yang sama, penilaian elit Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto juga berbeda. Menurut saya 25% orang normal, sedangkan 0,7% orang tidak menanggapi.

Baca: Survei indikator: Sebagian besar narasumber meyakini PSBB cukup efektif mencegah penyebaran virus corona

“Namun, kelompok elite akan diatasi melawan presiden dan menteri kesehatan w” Covid-19 terlihat seperti biasa Penilaian masyarakat juga tidak jauh berbeda, “kata Burhanuddin saat mempresentasikan hasil survei secara virtual di Jakarta, Kamis (20/8/2020). — Di sisi lain, Burhanuddin menyampaikan kepada para elite bahwa kesehatan lebih penting daripada masalah ekonomi.- –Mayoritas elit juga berpendapat bahwa PSBB harus dipertahankan pada 54,6%. Survei dilakukan dari awal Juli hingga awal Agustus 2020. Respondennya adalah tokoh opini nasional dan daerah (provinsi), sebanyak 304 orang dari 20 kota di Indonesia .

Informasi orang-orang ini lebih banyak dibaca daripada informasi masyarakat umum. Tanggapan Indonesia terhadap Covid-19 a .

termasuk sarjana yang menjadi tolak ukur media, editor politik dan kesehatan media, pengusaha, dan kesehatan Pengamat, Pimpinan Sosial Politik, Organisasi Sosial dan Politik. Komunitas, organisasi keagamaan, organisasi non-pemerintah dan organisasi profesi.

Karena jumlah responden dalam survei ini banyak, dan terdiri dari pendapat yang sering disebut Pimpinan tersusun, sehingga hasil survei ini cukup untuk menyampaikan pendapat para pemimpin secara umum.