Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan kebijakan baru terkait isolasi mandiri pasien Covid-19.

Dia menjelaskan, pasien yang dinyatakan positif Covid-19 tidak akan lagi diizinkan menjalani karantina rumah mandiri dan harus dikarantina di lokasi yang disiapkan oleh Pemprov DKI di Jakarta.

Bahkan pasien dengan hasil tes positif termasuk dalam orang tanpa gejala. 19 .

Seperti dikutip dari YouTube Warta Kota Production, Selasa (01/09/2020), dia mengatakan: “Kami sedang mempersiapkan pemerintah untuk mengatur regulasi segregasi agar bisa mendobrak saluran dengan lebih efektif.” ). Pasien yang menjalani isolasi diri tidak efektif dan menyebabkan penyebaran Covid-19.

“Karena tidak setiap kontak dapat dikarantina dengan baik di rumah mereka sendiri.” Dia berkata: “Carla memiliki ruang hidup yang luas, tetapi tidak harus memiliki pengetahuan tentang disiplin dan prosedur kesehatan.” Rumah sakit hanya berlaku untuk Bagi pasien positif Covid-19 yang tinggal di daerah padat penduduk, kewajiban ini kini berlaku bagi seluruh warga DKI Jakarta. Dapat diisolasi secara mandiri. “