Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah sedang mengembangkan protokol kesehatan untuk warga negara Indonesia yang akan kembali ke negara tersebut. Muhadjir Effendy, Menteri Pembangunan Manusia dan Koordinasi Budaya (Menko PMK) menjelaskan bahwa status kesehatan warga negara Indonesia akan mengidentifikasi orang-orang yang bersangkutan yang diklasifikasikan sebagai orang yang dipantau (ODP) atau pasien yang dipantau (PDP).

Setiap warga negara juga harus membawa sertifikat kesehatan atau sertifikat kesehatan untuk kembali dari negara asal. Jelas, Kedutaan Besar Indonesia akan membantu dalam memperoleh sertifikat. 3/2020). Muhajidi mengatakan: “Bahkan jika Anda memiliki sertifikat kesehatan, ada gejala, Anda akan dipisahkan, dan akan ada isolasi di masa depan. Pemerintah telah menyiapkan empat tempat.” Kementerian Sosial digunakan untuk mengisolasi orang-orang dengan masalah imigrasi. Tempat.

Baca: ODP wanita diisolasi ketika mereka diisolasi selama pelarian Tiberite, diduga penyakit mental

kemudian tiga tempat lain yang disiapkan khusus, kata Muhadjir, bagi mereka dengan status ODP atau tanpa gejala Orang-orang, satu demi satu, kembali ke tempat asal mereka.

Kapal perang Republik Indonesia (KRI) siap membawa warga Indonesia dari Sumatra ke Jawa Timur.

“Menuju ke sana (wilayah kelahiran warga negara Indonesia, red) akan dikelola Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah daerah akan bertanggung jawab, dan dari pelabuhan ke tujuan akhir, masing-masing pemerintah daerah akan bertanggung jawab.