Laporan wartawan Tribunnews.com Rina Ayu-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPDI) mendukung kerja pemerintah dalam vaksinasi Covid-19.

Namun sebelumnya, PDPI memberikan beberapa syarat dan petunjuk.

Lima syarat tersebut tertuang dalam surat Pimpinan PDPI Argus Susanto dan Pimpinan Satgas Erlina Burhan. — Salah satunya adalah meloloskan lisensi makanan dan obat dan mendapatkan persetujuannya. Mekanisme kendali (BPOM).

“Dalam beberapa bulan terakhir, Covid-19 sudah menjadi masalah kesehatan yang umum di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya, termasuk vaksin yang saat ini dalam uji klinis , ”tulis keterangan yang diterima Tribunnews.com, Kamis (22 Oktober 2020).

Berikut pandangan PDPI tentang vaksinasi Covid-19:

1. PDPI mendukung peluncuran dan pembelian Covid. Donician -19 vaksin

2. PDPI berkeras bahwa setiap vaksin yang masuk ke Indonesia harus lolos uji klinis terhadap penduduk Indonesia sebelum disuntik oleh masyarakat Indonesia

3. Panggilan PDPI untuk setiap vaksin yang masuk ke Indonesia Semua jenis vaksin telah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

4. Asesmen PDPD Kementerian Kesehatan harus mengkomunikasikan kondisi yang terkait dengan arahan “vaksin resmi” pemerintah. 5. PDPI mewajibkan PB IDI untuk menulis pedoman atau pedoman bagi penyedia vaksin Covid-19 untuk dijadikan pedoman bagi anggota IDI dalam menggunakan vaksin Covid-19.