Jakarta Arifin, Ketua TRIBUNNEWS.COM-Satpol PP DKI Jakarta, mengatakan pihaknya rata-rata menindak lebih dari 3.000 pelanggaran masker setiap hari. Masker. 2.500 di antaranya kena sanksi sosial, sedangkan sisanya memilih denda Rp. 250.000.

Alhasil, Pemprov DKI memungut denda administrasi sebesar Rp. 73 juta.

“Dalam satu hari, jumlah ini melebihi 3.000 orang. Kemarin tanggal 23 Juli sudah melebihi 3.000 orang,” kata Ariffin, Jumat (24 Juli 2020). Mengatakan kepada wartawan.

Baca: Malaysia Terapkan Denda Rp 3,4 Juta. Mereka yang belum menggunakan masker sejak 1 Agustus 2020- dan pada Rabu (22/7) tercatat 2.549 pelanggaran topeng dengan total denda 46,3 juta rupiah.

Pada 21 Juli, sebanyak 2.096 orang melaporkan pelanggaran topeng dan mengumpulkan 519,5 juta rupee perak murni.

Arifin belum mempelajari secara detail di sebagian besar wilayah di mana pelanggaran ditemukan. Jalan Kramat Jati dan Pasar Pagi Asemka. Tidak jauh dari rumahku.

“Ada banyak orang di mana-mana. Alasannya karena saya tidak pakai, lupakan, dan tidak jauh. Terlalu panjang dan membosankan”, jelas Ariffin.