Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM report-juru bicara kelompok kerja pengobatan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, jumlah kasus Covid-19 aktif di Indonesia masih lebih rendah dari rata-rata dunia. – Angka rata-rata 24,4% atau 48.847 kasus.

Angka rata-rata global adalah 25,47%.

Per 6 September 2020, sebaran kasus aktif di 514 wilayah / kota adalah 310 wilayah / Kasus perkotaan kurang dari 50 atau 60,31% orang.

Baca: Penyidik ​​mengutip hasil tes awal yang dilakukan Hadi Pranoto dan menemukan 48 masalah terkait klaim obat Covid-19

“Jadi, pada 310 Kurang dari 50 kasus yang berhasil di daerah / kota ini, dan itu perlu dikurangi untuk lebih menguranginya, ”kata Wiku dalam jumpa pers, Selasa (8/9/2020) melalui program YouTube Sekretariat Presiden. Selain itu, Viku mengatakan ada 74 distrik di kota itu dan tidak ada kasus yang aktif sama sekali. Dan 11 wilayah / kota, dengan lebih dari 1.000 kasus aktif.

11 kabupaten / kota antara lain Kota Bekasi (1.025 kasus), Jakarta Utara (1.043 kasus), Kota Depok (1.043 kasus), dan Kota Surabaya (1.116 kasus). ), Jakarta Selatan (1149 kasus), Jakarta Pusat (1312 kasus), Kota Makassar (1363 kasus), Jakarta Barat (1372 kasus), Jakarta Timur (1429 kasus), Kota Medan (1454 kasus) dan Kota Semarang (2591 kasus)) .

Membaca: KSAD membahas kerjasamanya dalam studi obat antikoagulan untuk pasien IDI COVID-19

Pada peta zona risiko, zona risiko telah berubah.- — Berisiko tinggi (merah), melonjak dari 65 area sebelumnya menjadi 70 area.