TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajukan rencana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di pemerintahannya untuk mengurangi penyebaran virus koroner (Covid-19). Ridwan Kamil juga menyebutkan hal ini dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Maruf Amin, Selasa (7/4/2020).

— Kami akan membandingkan model implementasi PSBB di Jawa Barat dengan DKI Jakarta nanti.

Karena ini karena tiga departemen pemerintah berbatasan langsung dengan ibukota dan termasuk wilayah ibukota. Kategori area merah.

Ketiga daerah ini adalah Bogor, Depo dan Bekasi.

Baca: Ridwan Kamil segera memberlakukan jam malam di Jawa Barat untuk mengimplementasikan rencana implementasi PSBB

“Kami pertama kali fokus pada Jabodetabek, Jawa Barat akan membawa kota / daerah dekat Jakarta (Yaitu Depok, Bekasi dan Bogor) model disamakan, “Ridwan Kamil dikutip pada rantai mengatakan. YouTube Kompastv, Rabu (8 April 2020).

Menurutnya, 70% penyebaran virus corona terletak di daerah Ja bodetabek.

Karena itu, ketika DKI Jakarta mengadopsi PSBB, ia juga mengatakan: “Penyebaran virus di Jabodetabek adalah 70%. Oleh karena itu, Jakarta tidak hanya tidak dapat mendorong PSBB, tetapi juga Bodetabek (Bogor, Depo, Tangerang, Bekasi) gagal melakukan ini, “katanya-. — Ridwan Kamil mengatakan dia akan bekerja dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta (Pembrov) untuk menerapkan kebijakan PSBB.

Baca: Demokrat: Joe Covey harus tegas dan melarang pulang untuk mencegah mahkota meledak