TRIBUNNEWS.COM-Profesor Wiku Adisasmito, Ketua Kelompok Pakar Kelompok Kerja Percepatan Penanganan Covid-19, melaporkan bahwa metode migrasi ke daerah berbahaya yang terpapar virus corona telah berubah.

Wiku mengatakan bahwa dalam tujuh minggu terakhir, ada beberapa perkembangan yang sangat penting. Jika di akhir Mei, zona merah (berisiko tinggi) tersebar di 108 wilayah / kota. Selasa (2020/7/14) -Selain itu, beberapa area dapat diubah dari area tinggi menjadi area yang tidak terisi.

“Jika melihat pada kawasan hijau (belum teralokasi), banyak kawasan tambahnya yang di Indonesia telah merubah pemekaran daerahnya dari daerah tinggi, sedang dan rendah menjadi daerah tidak terdampak tanpa ada kasus .

Baca : Penyebaran virus di Indonesia pada Selasa (14/7/2020) Corona: 353 kasus baru pada 2007 Jawa Timur, Jakarta DKI No. 268-Orang ini juga seorang ahli epidemiologi yang menyarankan bahwa meskipun laki-laki memiliki kecenderungan membaik, masyarakat Kita harus tetap waspada. Peningkatannya besar dan kita masih perlu waspada agar bisa membaik dari waktu ke waktu. ”Selain itu, Wiku menyerukan peningkatan pemeriksaan, tindak lanjut dan pengobatan di delapan provinsi untuk mengurangi kasus di tiap provinsi. jumlah.

“Kita harus menambahkan tiga T yaitu skrining, skrining dan pengobatan. Saya berharap kasus ini dapat dikurangi dan diperbaiki, dan secara keseluruhan situasi di Indonesia akan membaik.