Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dian Alin Mulyasari, analis kebijakan muda dan koordinator humas dan protokoler Sekolah Administrasi Nasional (LAN), meninggal sekitar pukul 13.20, Senin (13/7/2020). WIB.

Toko tersebut juga dinyatakan positif terkena virus. Corona atau Covid-19 .

Baca: Kasus Covid-19 terus meningkat, dan sulit bagi anggota DPP untuk mengembalikan nilai ekonominya

Menurut keterangan Kepala Biro Hukum dan masyarakat di Lembaga, almarhum dinyatakan meninggal dan Sudah tiga minggu sebelum karantina mandiri, yaitu anak berusia tiga tahun yang meninggal karena almarhum.

“Almarhum juga menderita L’Asthma,” kata dalam sebuah pernyataan, Senin.

Saat pemeriksaan mandiri, Terry mengatakan Dean terus memeriksakan diri ke dokter. Dan ada waktu untuk dua tes cepat tanpa respon. –Karena situasinya tidak kunjung membaik, almarhum berinisiatif melakukan swab test.

“Hasil yang didapat dan hasil rapid test semula negatif untuk Covid-19,” ujarnya.

Usai menjalani tes usap, Dian kembali menjalani tes usap di Rumah Sakit Carlos pada 11 Juli 2020, dan positif Covid-19. 19 .

Kemudian Dian dipindahkan ke Rumah Sakit Tangerang, di mana dia bernafas untuk terakhir kalinya. – “Berjuang Pemulihan. Pukul 01.20 Sore Almarhum menahan nafas.”

— Baca: Jokowi Akan Hapus 18 Lembaga Dalam Waktu Dekat-Tri Ungkap Dian Ada di Dia dianggap sebagai mentor dan kolega terbaik di LAN di lingkungan kerja. Dia berkata: “Tempat terbaik yang dikehendaki Tuhan telah disiapkan oleh Allah Schwart. Amine Yaa Rabarbalamin”.