Reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Partai Otorisasi Nasional (PAN) percaya bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani tampaknya akan membayar berita buruk setelah mengumumkan defisit APBN menjadi Rs 1028 triliun. Eddy Soeparno, kepala PDP Sekretaris Jenderal PAN, mengatakan bahwa karena penyebaran informasi yang terperinci dan transparan dari Kementerian Keuangan, berita tidak menyenangkan seperti itu harus dihindari.

Dia merinci pada 11 Mei 2020 bahwa ketika nomor Perppu 2020 digunakan di DPR, defisit anggaran nasional diperkirakan akan mencapai 5,07%.

Baca: 8 Komite Penerimaan Perjalanan & Pariwisata Dunia – “Beberapa hari kemudian, Menteri Keuangan mengeluarkan defisit anggaran negara 6,27%. Fakta 6 tentang defisit anggaran negara” 27% yang harus disebutkan ketika menyetujui Perppu di PDR ” , Eddy mengatakan dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (20/5/2020). Pertimbangan tertentu, meskipun kejelasan informasi diperlukan pada tahap ini untuk membuat respon politik pemerintah tersedia Percaya dan dapatkan dukungan komunitas, “kata Eddie. . -Eddie mengatakan bahwa sejak awal, PAN meramalkan dan mengingatkan pemerintah bahwa anggaran kesehatan, jaring pengaman sosial dan kebutuhan pemulihan ekonomi nasional akan melebihi anggaran yang direncanakan pemerintah sebesar 405 triliun rupee.

Baca: Dita Karang memulai debutnya sebagai anggota RAHASIA RUMAH, Dian Sastro mengaku bangga

“Prediksi kami didasarkan pada kenyataan bahwa pendapatan nasional selalu lebih rendah dari ini.” Pandemi ini memberi perekonomian Dampak yang dihasilkan sangat besar dan berdampak cepat pada semua aspek ekonomi nasional. “Kata Eddy.

Faktor lain yang harus dipertimbangkan pemerintah adalah data orang yang terinfeksi Covid 19. Data ini masih tidak akurat, mengingat pengujian cepat di berbagai daerah masih berlangsung.

Read: House of Representatives Komite X mendukung judul kepahlawanan nasional KH Bisri Sansuri – “Data epidemiologis masih belum konklusif. Buktinya adalah semakin banyak tes yang Anda lakukan, semakin banyak warga negara yang Anda dapatkan. Korona positif dan membutuhkan perawatan, diketahui bahwa dampak anggaran kesehatan akan meningkat.

Di sisi lain, Eddie juga mengklaim telah meminta fraksi PAN di RPR, terutama Komite Kesebelas, untuk menjelaskan alokasi anggaran terperinci untuk pemulihan ekonomi nasional. Eddie berkata: “Fraksi PAN di RPR DPR harus memastikan bahwa setiap rupee yang dikeluarkan oleh pemerintah dapat tepat waktu dan bermanfaat bagi rakyat secara bertanggung jawab.”