JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Selasa (6/9/2020) dipastikan pasien positif Covid-19 meningkat 1.043.

Angka ini merupakan rekor kasus positif virus corona tertinggi di Indonesia sejak pertama kali diumumkan. Fraksi PAN IX Komisaris DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, hal itu menunjukkan penyebaran virus corona belum melemah.

Karena banyak orang telah mengikuti ujian. Saleh mengatakan kepada Tribunnews bahwa ada banyak kemungkinan untuk menemukan orang yang positif.

“Kalau begitu, pemerintah harus lebih giat melakukan uji coba, sekaligus mempersiapkan infrastruktur untuk merawat masyarakat yang aktif.” Rabu (10/6/2020).

Baca: Di antara 100 negara Covid-19 teraman di dunia, Indonesia menempati urutan ke-97.

Selain itu, catatan sebagian besar pasien positif Covid-19 menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat masih banyak yang bekerja. Resistensi t “Terhadap corona tidak bisa kita hentikan.

Dia yakin sekarang bukan saatnya masyarakat mencapai kesepakatan dengan virus korona.

” Sekarang bukan saatnya menyelesaikan kesepakatan dengan corona. Kami sudah menginginkan perdamaian, tetapi halo belum membutuhkan perdamaian. Oleh karena itu, kita harus bekerja keras dan bekerja sama untuk memutus rantai distribusi.

Dalam situasi tersebut, Saleh mendesak pemerintah untuk mengevaluasi semua kebijakan yang mengatur Covid-19, termasuk kebijakan normal baru dan kebijakan longgar. -Menurutnya, kebijakan pemerintah ini terkait dengan peningkatan pasien positif corona. Hubungan di antara keduanya perlu dikaji dengan cermat.

“Banyak orang yang meyakini alasan peningkatan penderita corona adalah kebijakan normal baru dan relaksasi PSBB. Asumsi ini mungkin benar, tetapi mungkin juga salah. Inilah yang harus Anda pelajari, “katanya.