Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya menyatakan telah menindak 26.606 pengendara motor yang tidak memiliki izin masuk / keluar (SIKM) di Jakarta selama 8 hari berturut-turut.

“Mulai 27 Mei hingga 4 Juni 2020, Polda Metro Jaya menjungkalkan 26.606 unit mobil yang masuk dan keluar Jakarta,” Kombes Pol Yusri Yunus, Kepala Humas Polda Metro Jaya, Jumat (Mei 2020). 6) kepada wartawan. -Yusri mengatakan, bolak-balik terdiri dari berbagai jenis angkutan umum atau kendaraan roda empat maupun dua pribadi.

Baca: PSBB Transisi Jakarta, Anies Mengatakan Tak Mau Menutup Tempat yang Melanggar Perjanjian Sehat – Namun sebagian besar kendaraan yang dituntut adalah sepeda motor roda dua. Dia mengatakan bahwa polisi berbalik. Mereka dikejar saat melewati pos pemeriksaan SIKM yang dilatih oleh polisi. Mereka yang tidak memiliki SIKM memiliki dua pilihan, yaitu membalikkan kendaraan dan tidak diperbolehkan masuk ke Jakarta, atau harus mengisolasi atau mengisolasi penumpang kendaraan di lokasi yang disediakan pemerintah selama 14 hari. — Inilah Peraturan Gubernur DKI Jakarta (Pergub) (Nomor 44 Tahun 2020) tentang pembatasan aktivitas perjalanan di SAR Jakarta dan / atau masuk ke wilayah ibu kota khusus untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setiap warga negara yang ingin masuk atau keluar Jakarta harus memiliki SIKM.

Polisi merupakan pos isolasi 20 titik. Pos ini merupakan pemeriksaan SIKM yang berlokasi di Kabupaten Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Sebanyak 9 pos pemeriksaan SIKM di Jakarta merupakan isolasi tingkat pertama. Sementara itu, 11 pos pemeriksaan SIKM yang didirikan di Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Tangerang merupakan isolasi lapis kedua.