TRIBUNNEWS.COM-Perjalanan virus korona Indonesia atau virus Covid-19 dimulai pada 2 Maret 2020.

Pada hari itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan di Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Sekretaris Negara Pratico dan Sekretaris Negara Pramono Anung bahwa 2 warga negara Indonesia (warga negara Indonesia) dikonfirmasi oleh Covid-19.

Jokowi menjelaskan bahwa dua warga negara Indonesia melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Setelah meninggalkan Indonesia dan tiba di Malaysia, warga Jepang ditemukan oleh virus corona.- — Membaca: Kasus “virus Corona” mencapai 2.491 kasus, pemerintah sekali lagi mengingatkan perusahaan untuk tidak pulang ke rumah

Membaca: Pembaruan 2020 4 Pada 6 Juni, kasus utama Corona di Jawa: 120 kasus positif, 14 kasus sembuh, dan 18 kematian-Chokovy mengatakan di Istana Presiden pada Senin, 2 Maret 2020: “Orang Jepang terinfeksi coronavirus Terkait dengan dua orang, seorang ibu berusia 64 tahun dan seorang putri berusia 31 tahun. “— Kedua orang ini juga dikenal sebagai pasien 01 dan 02.

Sejak pengumuman itu, Covid-19 telah terganggu di hampir semua area Masalahnya adalah bahwa pemerintah Indonesia tidak terkecuali untuk membentuk Satuan Tugas Percepatan Manajemen Covid-19 berdasarkan Keputusan Presiden No. 7 Tahun 2020 dari publik Indonesia.

Baca: Berita Pada tanggal 6 April, kasus korona Indonesia naik menjadi 2.491, 209 meninggal, dan 192 disembuhkan

Baca: Orang yang bertanggung jawab atas BNPB meminta pemerintah daerah untuk mempersiapkan pengelolaan virus korona sebelum mengajukan ke PSBB Prosedur-Selain informasi di atas, Tribunnews berikut memperkenalkan insiden Corona Virus (Covid-19) sejak pengumuman Presiden Zokovi hingga saat ini, Senin (4/4/2020) di saluran YouTube KompasTV dan www. Dikutip di .covid19.go.id: