Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Rekayasa Industri (Rekind) berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas peserta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Tanah Air, terutama pada saat wabah Covid-19 seperti saat ini. Perusahaan EPCC (engineering, procurement, construction, commissioning) nasional ini harus mampu membantu dan menstimulasi peran pengusaha kecil dan menengah.

Dalam pandangan Leijinde, usaha kecil dan menengah memainkan peran sentral dalam perputaran ekonomi Indonesia.

Kontribusinya terhadap perekonomian diperkirakan setinggi 75%.

Atas dasar keunggulan tersebut, Rekind, salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (PI), semakin memperkuat sinerginya dengan mitra-mitra kesayangannya, terlebih ketika mahkota tersebut menyebar dan “ menghancurkan ” pendapatan banyak pelaku usaha. Waktu. -Bentuk sinergi.Ketika Rekind menyelenggarakan rencana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dapat dijelaskan bahwa rencana tersebut menyediakan alat pelindung diri (APD) lengkap, realisasi wastafel portabel dan masyarakat, Staf medis membantu mendistribusikan masker. Jumlah wilayah. Pernyataan banyak mitra yang didorong oleh Rekind adalah contoh sinergi yang kuat antara keduanya.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Rekind sebagai perusahaan publik terhadap upaya pemerintah untuk mengurangi pemekaran. Menjaga perekonomian nasional tetap berjalan selama pandemi Covid-19. — “Selain berupaya memecah penyebaran Covid-19 dan membantu masyarakat, peluncuran rencana tersebut juga diharapkan dapat mengurangi beban mitra pilihan Rekind. CEO Rekind Yanuar Budinorman mengatakan, Sabtu (27 Juni 2020). ) Mengatakan bahwa ia berharap agar pergaulan spiritualnya terus bangkit dan menjadi pahlawan ekonomi di industri UMKM. Dan berbisnis yang fleksibel. Padahal, di tengah keterpurukan ekonomi dan sikap berhati-hati pengusaha asing, usaha kecil, menengah dan mikro dapat terpuaskan. Garis depan kebutuhan sosial nasional.