Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta Laporan TRIBUNNEWS.COM-Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak besar bagi perekonomian nasional, termasuk industri penerbangan. . -Budi Karya mengatakan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, frekuensi penerbangan turun signifikan. Dia melanjutkan: “Selama pandemi Covid-19, industri penerbangan sekarang dalam keadaan bertahan.” Bacaan: Apakah Anda ingin mengganti tiket untuk agen perjalanan online? -Cara membaca: Perekonomian kembali pulih, lalu lintas penumpang udara meningkat 80% Untuk itu, Menteri Perhubungan mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk menciptakan penerbangan yang aman dan sehat. Hal itu harus dilakukan untuk menghidupkan kembali industri penerbangan nasional di tengah pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.

“Yang terpenting adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat dalam penggunaan transportasi udara dengan menciptakan penerbangan yang aman, andal, nyaman dan sehat.” Menteri Perhubungan.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, sesuai dengan kebijakan tersebut, dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) masyarakat tetap dapat menjaga efisiensi produksi namun tetap aman menularkan Covid. -19 transmisi, termasuk saat bepergian melalui udara.

Menteri Perhubungan juga mengungkapkan bahwa badan pengatur dan seluruh pemangku kepentingan penerbangan harus mencapai konsensus guna menjaga konsistensi dan regulasi internasional saat menerapkan standar nasional.

Menteri Perhubungan mencontohkan bahwa pemerintahan Otban memiliki peran strategis sebagai salah satu komponen terpenting atau sebagai tulang punggung pengawasan pemerintah.

Otban harus memiliki kemampuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi di bidang pekerjaan, yang juga mendapat dukungan handal dan kemampuan tinggi dari para inspektur penerbangan. Terus memastikan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan melalui pemantauan ketat reguler dan permanen untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru ini.

“Pemerintah harus bisa memberikan kesempatan terbaik bagi operator bandara, maskapai penerbangan dan mereka yang ingin berpergian. Mereka harus difasilitasi. Tujuan dari upaya tersebut adalah untuk memastikan penerbangan yang aman, andal, nyaman dan sehat,” Menteri Perhubungan Mengatakan.