TRIBUNNEWS.COM-Oxford University dan AstraZeneca akan melanjutkan uji coba vaksin Covid-19, yang sebelumnya ditangguhkan karena efek samping pada pasien di Inggris. Untuk sementara ditangguhkan untuk menyelidiki reaksi merugikan terkait vaksin.

Namun, Universitas Oxford pada Sabtu (9/12/2020) menyatakan bahwa calon vaksin tersebut dianggap aman untuk diuji kembali. , Matt Hancock menyambut baik kabar bahwa eksperimen tersebut akan terus berlanjut.

Baca: Relawan vaksin Sinovac terpapar Covid-19 setelah keluar kota, berikut jadwalnya- “Penangguhan ini menunjukkan bahwa kami akan selalu mengutamakan keselamatan” tambah kami.

Dalam kasus lain, Universitas Oxford menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa diharapkan beberapa peserta akan menjadi “sakit” selama tes bersama. Hal ini dapat diikuti oleh dewan peninjau keamanan independen dan Badan Pengatur Keamanan Inggris Dianjurkan untuk melanjutkan penelitian. Obat dan produk kesehatan .

Baca: Jepang bingung transportasi udara vaksin di seluruh dunia. Butuh 8.000 kargo Boeing 747. Sebelumnya, seorang pasien dilaporkan di Inggris karena Covid -19 Efek samping tes vaksin menyebabkan penyakit.

Oxford tidak mengungkapkan informasi apa pun tentang penyakit pasien untuk alasan rahasia. Menurut New York Times, para sukarelawan didiagnosis menderita myelitis transversal.