TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah mengganggu kelangsungan kegiatan pendidikan di Indonesia.

Sekarang disarankan untuk belajar online bagi para pelajar, terutama ketika tidak ada area hijau di daerah / kota tersebut. Namun, tidak semua pelajar Indonesia dapat merasakan celah antara akses internet dan fasilitas belajar di rumah.

Bagi siswa yang hidup dalam kondisi pra sejahtera atau miskin, mereka kesulitan mendapatkan pendidikan jarak jauh karena minimnya fasilitas yang mumpuni .

Seperti halnya di Kota Jambi, pemerintah daerah terus berupaya menyediakan SD dan SMP Buka sekolah tatap muka.

Meski Kota Jambi masih berada di kawasan kuning. Panduan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi ini bertujuan agar anak-anak miskin tidak diperbolehkan masuk kelas.

Baca lebih lanjut

–>