Bali TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menganggarkan dana sebesar Rp 43,88 miliar untuk membina 4.004 koperasi di Bali.

Kebijakan stimulus kooperatif semacam ini merupakan kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster dan merupakan bagian dari rencana pengelolaan ekonomi.Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) 2019.

Sebanyak 4004 orang di Bali sebagai stimulus komersial Koperasi penerima manfaat PBSU terdiri dari 192 dampingan provinsi dan 3.812 asisten kabupaten / kota.

Baca: Vallon Adik Corona (Vallon Adik Corona) Masalah utamanya positif: cepat Hasil tes negatif, tetapi tes usap positif- “Oleh karena itu, sekitar 4.004 koperasi akan menerima bantuan stimulus usaha Gubernur pada 2 Juni 2020 nanti,” Koperasi Provinsi, Dinas Usaha Kecil dan Menengah (UKM) . Bali, saya adalah Wayan Mardiana pada pertemuan terakhir di kantornya.

Nantinya, koperasi binaan provinsi dan kabupaten / kota akan mendapatkan bantuan yang jumlahnya berbeda-beda.

192 koperasi tingkat provinsi masing-masing memberikan bantuan Rp 30 juta dan koperasi kabupaten / kota masing-masing menerima Rp 10 juta. Selama pandemi Covid-19, tidak ada koperasi di Bali yang memberhentikan karyawannya.

“Bantuan yang diberikan gubernur melalui rencana ekonomi ini merupakan biaya operasional koperasi,” ujarnya. – “Kemudian serahkan ke koperasi untuk operasional, terutama pengurus atau pimpinan koperasi untuk memecat atau memberhentikan karyawannya,” jelasnya. -Rata-rata Rp 10 juta