Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Indonesia telah mempercepat kecepatan pemrosesan melalui satuan tugas Covid-19, dan sekali lagi mencatat Jumat (15/5) setiap hari pukul 12.00 siang di Indonesia Barat, jumlah tambahan kasus perawatan harian juru bicara virus korona mengatakan , Dan 285 orang meningkat menjadi 3.803.

“Jumlah kasus pulih meningkat 285 menjadi 3.803.” Covid-19 media Achmad Yurianto pada hari Jumat (15) di Covid-19 kelompok kerja manajemen dipercepat dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Graha di Jakarta Laporan dalam pernyataan resmi pusat. / 5/2020) .

Baca: Sulawesi menembak istri dan anggota kronologi polisi TNI dalam kasus tersebut

Kemudian, untuk mendistribusikan kasus yang ditemukan di 34 provinsi di seluruh negeri, Jakarta DKI masih menjadi wilayah dengan distribusi pasien rehabilitasi terbanyak, yaitu 1.276, diikuti oleh Jawa Timur 294, Sulawesi Selatan 293, Jawa Barat 259, Jawa Tengah 234, Bali 232 dan wilayah lain di Indonesia, total 3.903 orang .– – Standar untuk akumulasi pemulihan pasien didasarkan pada hasil dua tes laboratorium dan ketika tidak ada lagi ketidaknyamanan klinis. -Di sisi lain, jumlah kasus positif yang didiagnosis juga meningkat 490 menjadi total 16.496.

Jumlah orang yang menyebabkan kematian Covid-19 naik menjadi 1076 setelah meningkat 33. -Dalam hal ini, ada komorbiditas atau komorbiditas hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit paru-paru, yang membuat kondisi pasien semakin buruk sampai mati.

Selain itu, kelompok kerja juga merinci data positif Covid-19 di Indonesia, yaitu 17 kasus di provinsi Aceh, 343 kasus di Bali, 622 kasus di Banten, 29 kasus di Bangka Belitung, dan 53 kasus di Bengkulu Ada 188 kasus DKI di Jakarta dan 5.774 kasus di Yogyakarta.

Selanjutnya adalah 69 Jambi, 1.596 Jawa Barat, 1.109 Jawa Tengah, 1.021 Jawa Timur, 129 Kalimantan Barat, 251 Kalimantan Timur, 227 Kalimantan tengah, Kali Selatan Ada 363 kasus di Mandan dan 141 kasus di Provinsi Kalimantan Utara.

Kemudian 115 kasus di Kepulauan Riau, 358 kasus di Nusa Tenggara Barat, 458 kasus di Sumatera Selatan, 393 kasus di Sumatera Barat, 105 kasus di Provinsi Sulawesi Utara, 202 kasus di Sumatera Utara, tenggara Sulawesi 183 kasus. 871 kasus di selatan, 112 kasus di Sulawesi Tengah, 66 kasus di Lamphong, 95 kasus di Riau, 85 kasus di Maluku Utara, 62 kasus di Maluku, 88 kasus di Papua Barat, 335 kasus di Papua, Sulawesi Barat 74 kasus, 19 kasus di Nusa Tenggara Timur, 22 kasus di Gorontalo, 21 kasus dalam proses verifikasi lapangan.

Data kumulatif berasal dari 178.602 hasil pengujian dari 61 laboratorium menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) dan sampel uji cepat Melokuler (TCM) yang dilakukan oleh 9 laboratorium. -Sebanyak 132.060 orang yang diperiksa menerima 16.496 data positif dan 115.564 data negatif.- Membaca: 5 cara untuk menyembuhkan sakit kepala tanpa obat, termasuk asupan kafein- lalu, untuk jumlah orang yang dipantau) Ada 262.919 orang, dan 34.360 pasien di bawah pengawasan (PDP).

Data dari 34 provinsi dan 383 kabupaten / kota di seluruh negeri.