JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah menyatakan infrastruktur dan sumber daya manusia Indonesia siap melaksanakan rencana vaksinasi Covid-19.

Juru bicara Pokja COVID-19 Dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa pada hari ke-19 saat vaksinasi Covid disiapkan di Indonesia, Kementerian Kesehatan memberikan 7.000 tenaga kesehatan dari 23.000 orang yang divaksinasi (Kesehatan Pekerja) telah dilatih.

Dalam dialog “On the Long Road from Vaccine to Our Body” yang diselenggarakan oleh Komite Manajemen COVID-19 dan National Medical Association, Dr. Reisa mengatakan: “Selain itu, manajemen vaksin dan cold chain telah disiapkan dengan cermat. Economic Recovery (KPCPEN), Jumat, 18/11. Ahli Vaksin dan Vaksin Dirga Sakti Rambe M.Sc, Dr. PD mengatakan pada kesempatan yang sama, Indonesia memiliki infrastruktur yang memadai untuk distribusi vaksin di daerah terpencil. – — Lihat juga: Vaksin: Jika ada vaksin, masyarakat tetap harus menggunakan 3M

Dia mengatakan bahwa vaksin adalah produk biologi komersial, dan karena sensitif terhadap suhu maka perlu disimpan dengan cara khusus, kecuali dibawah 20 derajat Celcius Selain vaksin polio, suhunya 8 derajat Celcius. Di RS dan Puskesmas, suhu pengangkutan harus terjamin. Jangan khawatir, kami berpengalaman. Katanya, kami siap.

Indonesia dalam hal produksi, distribusi dan implementasi vaksin Memiliki pengalaman bertahun-tahun.

Sistem rantai dingin sebagai salah satu penentu kualitas vaksin juga telah berkembang dengan baik.