Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dinas Penerangan TNI (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus menyatakan, jumlah pasien positif Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa AD) turun tiga pasien sejak Minggu (9/8/2020)) hingga Selasa (2020). 8 November).

Nefra menjelaskan, berdasarkan hasil tes usap lanjutan di laboratorium PCR, ketiganya dinyatakan negatif Covid-19. Jumlah total pasien Covid-19 yang kembali negatif atau pulih menurut hasil tes usap berikutnya, berjumlah 1.244.

Oleh karena itu, saat ini jumlah pasien yang masih positif Covid-19 hanya 64 pasien, terhitung 4,9% dari jumlah awal, atau 1.308.

“Oleh karena itu, sejak AD, ada total 1.308 pasien COVID-19 positif, penurunan 1.244 orang pagi ini, di mana 95,1% menjadi negatif, dan hanya 64 atau 4,9% yang masih positif,” Neff Kata Nefra dalam siaran persnya, Selasa (11/8/2020).

Baca: 81 Petugas Klaster Covid-19 Secapa AD Donor Plasma Darah

Mantan Kapolres TNI K Epala Andika Perkasa Pimpin Langsung Pelepasan Calon dari Bandung Barat Sebanyak 457 siswa Sekolah Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Jawa Selasa (29/7/2020).

Andika mengatakan, 457 siswa di Secapa AD dilaporkan dua kali berdasarkan hasil swab test. Negatif.

Faktor-faktor yang mendukung pemulihan mencakup hasil dari periode pemulihan. Tim dokter dan tim gabungan TNI Angkatan Darat, BIN dan UNAIR melakukan perawatan plasma dan uji klinis konsumsi obat.

Selain itu, kata Andika, para penyintas juga mendapat perawatan intensif mulai dari tidur, pola tidur hingga olahraga teratur.

Andika berharap uji klinis yang dilakukan TNI bersama UNAIR dan BIN dapat diselesaikan secepatnya, sehingga hasilnya bisa menyelamatkan banyak nyawa bangsa Indonesia.

Hal ini disiarkan Andika dalam program 60 Detik TNI AD yang diunggah melalui akun Instagram TNI AD pada Rabu (29 Juli 2020).

“Kami berharap uji klinis Dr. Purwati (Perwakilan Penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan tim gabungan TNI Angkatan Darat dan Badan Intelijen Negara segera selesai. Hasil uji klinis ini akan menyelamatkan banyak nyawa Indonesia ke depan,” kata Andika -Andika Dikatakan juga bahwa siswa yang sembuh dari kedua tes negatif tersebut akan mendonorkan darahnya. Ia rela menerima pengobatan plasma restoratif, dan melanjutkan rehabilitasi dan pendidikannya di Cipatat AD Bandung, Pusat Pendidikan Infantri Jawa Barat – pekerjaan donor darah sukarela yang akan dilakukan nantinya dimaksudkan untuk membantu melengkapi terapi plasma tradisional untuk memulihkan Covid-19. Pasien positif. Pelajar Secapa dari AD hingga Pusdikif hingga Cipatat di Bandung, Jawa Barat adalah tahap lanjutan mereka. Pendidikan dasar, “kata Andika.